Sabtu, 11 Juni 2011

The Rock Is Gone

"Tetapi ketika mereka melihat dari dekat, tampaklah, batu yang memang sangat besar itu sudah terguling." Markus 16:4

Ketakutan ibarat batu yang besar dalam hidup kita. Batu besar yang dapat menghalangi manusia untuk menggapai mimpi, bahkan untuk menggapai janji Tuhan. Manusia harus beriman & berani melangkahkan kaki untuk mendapatkan janjiNya.
Kebangkitan Yesus tidak dapat dihalangi oleh batu. Kuasa kebangkitan mengalahkan penghalang-penghalang kehidupan. Bila dilihat dari jauh; ketkutan semakinmenjadi besar. Tetapi bila dilihat dari dekat, maka kita akan mengerti kita tidak perlu takut tentang apapun juga. Di dalam hidup manusia, banyak terdapat batu. Batu yang berupa sandungan ataupun batu yang bersifat menopang. Tuhan berfirman supaya supaya manusia umatNya tidak perlu takut.
           Lee-thos (bahasa Yunani) artinya batu sandungan yang dibentuk oleh manusia sendiri. Batu sandungan yang menjadi penghalang dalam hidup telah digulingkan & dikalahkan oleh kuasa kebangkitan (Markus 16 : 3). Manusia kadang tersandung oleh batu yang mereka ciptakan sendiri (gagal dalam usaha, gagal dalam studi dll). Leethos menghalangi kita dari kuasa kubangkitan Tuhan. Tetapi Tuhan mau bahkan Tuhan membuat kita berdiri diatas batu karang yang teguh.
           Petra adalah batu karang yang dibuat oleh Yesus. Tuhan mendirikan gerejaNya diatas batu karang yang teguh. Tuhan mampu melakukan apapun juga dalam kehidupan manusia. Allah sudah menggulingkan batu penghalang sejak 2000 tahun yang lalu. Tidak ada kuasa yang bisa mengalahkan kuasa kebangkitan. Sebesar apapun batu penghalang dalam hidup kita, tidak akan punya kuasa apa-apa bagi kita karena kita adalah orang-orang percaya. Kuasa ebangkitan benar-benar nyata; ya dan amin.
          Batu sandungan yang menghalangi dalam hidup telah dikalahkan oleh kuasa kebangkitan Kristus; batu itu telah digulingkan bagi kita. Ini berarti ada 4 hal yang Kristus bawa dalam kuasa kebangkitan untuk mengubahkan hidup manusia, yaitu :
          1. No barrier (tidak ada penghalang) --> Efesus 3 : 20.
              Tidak ada lagi penghalang untuk mencapai mimpi dalam hidup orang percaya karena Dia menyediakan jalan bagi manusia, Miliki mimpi yang besar karena Tuhan menyediakan jembaan untuk mencapai mimpi itu. Tuhanlah yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan / pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita. Kuasa kebangkitan Tuhan pasti akan nyata & tidak akan ada batasan yang bisa menahanNya sebab Yesus telah menggeser batu besar itu sebekum manusia melihat batu itu. Tuhanmenciptakan manusia dengan kemampuan yang berbeda & manusia mempunyai hak untuk bermimpi. Bermimpilah besar karena Allah kita Allah yang besar. Melangkah dalam Tuhan & Ia akan melakukan mujizat.
          2. Impossible is nothing (tidak ada yang tidak mungkin)--> Roma 8 ; 14 - 18 & Yohanes 15 : 7
              Semua orang yang dipimpin oleh Roh Allah adalah anak Allah (anak-anak Allah diayani oleh malaikat-malaikay Allah) yang dibebaskan dari roh perbudakan yang membuat kita tidak menjadi takut  bahkan menjadikan kita anak Allah. Anak-anakNya yang uga merupakan ahli waris yang berhak menerima janji-janji Allah bila kita menderita bersama Dia. Percaya semua pasti jadi, "tidak ada yang mustahil". Manusia telah menerima kuasa kebangkitan dari Allah & nama manusia ditulis dalam kitabNya. Jangan cenderung mematenkan bahwa mimpi/sesuatu yang besar tidak dapat terjadi. Makin bersungguh-sungguhlah dalam Tuhan, maka semua pasti akan jadi. Tuhan adalah Raja, Dia tidak ingin kita menjadi orang yang terakhir percaya tetapi menjadi orang yag membuat orang lain percaya kuasaNya yang tidak terbatas. Berimanlah semua pasti jadi..
           3. Reunion (semua dipersatukan kembali) --> Matius 28 : 10 & Yohanes 15 : 15
               Kata Galilea (dalam bahasa Ibrani "gaw-leel" atau "gaw-lee-law" yang artinya lingkaran). Tuhan ingin kita membuat lingkaran dengan Dia, artinya berkorporasi/bersekutu dengan Dia. Tuhan telah berfirman "Jika kamu minum air yang Kuberikan maka di dalammu akan mengalir alran-aliran air hidup" apa saja yang kamu lakukan akan berhasil & apa saja yang kau rindukan akan terjadi padamu. Ketika Kristus bangkit, kita tidak sendiri karena Dia ada dalam hidup kita. Menyatu dan tidak bisa dipisahkan. Yesus berkolaborasi dengan kita. Sebuah kerjasama. Yohanes 15 : 15: " Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu apa yag diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapaku." Tuhan tinggal dalam diri kita.
          4. Proof (pembuktian)--> Lukas 24 : 6-8. Tidak ada janji yang Tuhan ingkari (Yosua 1:8)
              Ketika sesuatu yang besar terjadi, Tuhan mau agar kita ingat apa yang pernah dikatakanNya. Kita harus meyakini & mengimani bahwa kuasa kebangkitan telah hadir di dunia ini dan ada di dalam kita. Mengingat perkataan Kristus (Lukas 24 : 8) & melihat lebih dekat (Markus 16 : 4). Alkitab kita bukan perkara bohong melainkan perkara ya dan amin. Seluruh perkara hidup ada di dalamnya. Semua dimulai dari Alkitab.
           Ketika Yesus bangkit Dia tidak pergi dari hukum taurat melainkan meneguhkannya. Yesus meneguhkan perjanjianNya dengan anak-anak Allah. Anak-anakNya memiliki kunci dalam dunia ini sebagai bukti iman kita bahwa kita tidak akan pernah sia-sia di hadapan Allah. AMIN


By: Ps. David H.

Tidak ada komentar: